Senin, 02 Januari 2012

Cisungsang merayakan Seren Taun

,

Salah sorang yang bertugas sebagai, Foto: Henry 
LEBAK, Banten Corner - Upacara Seren taun di Cisungsang, Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak telah digelar pada Sabtu, (10/09) 2011 lalu.
            Acara Seren taun ini  diisi dengan berbagai kegiatan terutama yang menyangkut kepentingan masyarakat adat, mulai kegiatan Nibakeun Sri ka Bumi, Ngamitkeun Sri U Bumi, Ngunjal, Rasul Pare di Leuit, dan Seren taun (menyimpan padi di lumbung) sehingga pelaksanaan Seren taun menjadi  lebih bermakna.
Bentuk dari acara inti seren taun tersebut, dengan membawa berbagai macam hasil bumi, berkeliling lapangan di halaman rumah adat yang di tempati oleh kepala adat, sambil diiringi alunan musik tradisional setempat, yaitu angklung, gendang serta lisung.
 Lisung merupakan alat pertanian tradisional yang digunakan masyarakat Cisungsang pada masa lampau, untuk menumbuk padi, kopi, dan tepung. Alat ini terdiri dari 8 alu (penumbuk, kayu yg memiliki ukuran kurang lebih, diameter 7cm dan panjangnya 1 meter ). Alat ini di gerakan oleh delapan orang secara bersamaan, sehingga memunculkan bunyi yang khas.
            Adat upacara Seren taun sejak beberapa dasawarsa sampai saat ini masih tetap bertahan di Kabupaten Lebak  khususnya di Cisungsang. Hal serupa ini sudah semakin langka di beberapa daerah, maka warga Cisungsang harus bersyukur masih bisa bertahan memelihara budaya ini. Acara ini dipertunjukan setiap awal bulan Juli dan puncaknya pada bulan September. Makna dari Seren taun ini adalah bentuk rasa syukur atas karunia yang diberikan oleh sang pencipta. (Henry)

Prosesi adat Seren taun, Foto: Henry

Prosesi adat Seren taun, Foto: Henry

Sebuah rumah panggung untuk menyimpan hasil panen, Foto: Henry

Prosesi adat Seren taun, Foto: Henry

Serang Parkour Community. Gerak Cepat, Olahraga Hemat

,
Para Runners Parkour Serang Berpose, Foto: Ajis
 Serang, BantenCorner - Parkour. Olahraga yang pada pertama kali diperkenalkan oleh David Belle pemuda asal Perancis, ini mulai digandrungi, khususnya di kalangan anak-anak muda.
..Bergerak dari satu tempat ke tempat lain dalam waktu yang cepat, tanpa memerlukan peralatan yang merepotkan dan mahal, juga dengan segala teknik dan keselamatan yang dijamin aman oleh sang pelatih, membuat parkour semakin digemari, termasuk anak-anak muda di Kota Serang. Paling tidak, ada satu komunitas parkour di kota Serang.
Parkour Serang, begitulah nama dari komunitas ini. Sejak dibentuk tanggal 28 April 2011, komunitas yang bermarkas di Perumahan BMS Serang ini, makin berkembang saja. “Kalau dulu, saat pertama kali terbentuk anggotanya hanya tiga orang saja, sekarang sudah sekitar 50 orang”, kata ketua komunitas Parkour Serang ini, Mustamir Amal Wahidi, saat ditemui di halaman Stadion Maulana Yusuf Ciceri Serang, tempat komunitas ini biasa melakukan latihan.
Uniknya, yang ikutan komunitas Parkour Serang ini berasal dari berbagai kalangan, mulai dari karyawan, mahasiswa, SMA, sampai anak yang baru lulus SD juga ada di komunitas ini. Mereka biasa mengadakan latihan setiap hari Sabtu dan Minggu.
Nah, Buat warga Banten, khusunya warga Kota Serang yang sepertinya ingin bergabung dalam komunitas Parkour Serang ini, caranya mudah. Cukup datang saja ke tempat dimana mereka biasa melakukan latihan, yaitu di halaman Stadion Maulana Yusuf Ciceri Serang Banten. “Kami tidak memungut biaya apapun bagi siapa saja yang ingin bergabung dalam komunitas ini”, kata Dini selaku pelatih teknik dan pemateri Parkour Serang.
Seain itu, bagi anggota Parkour Serang, khususnya mereka yang merupakan pelajar SMP akan mendapatkan porsi latihan yang akan disesuaikan dengan faktor usia mereka yang masih anak-anak.
Diceritakan oleh Sang Pelatih dan Pemateri Komunitas Parkour Serang, gerakan-gerakan dasar Parkour yang umumnya dilakukan setiap latihan diantaranya seperti walking, running, jumping, climbing, swinging, balancing sampai dengan rolling. (Ajis)

Salah satu anggota Parkour serang saat melakukan latihan teknik Jumping, di Stadion Maulana Yusuf Ciceri Serang Foto:Ajis


Dini, sang pelatih sedang memperlihatkan aksi melewati dinding dengan teknik jumping, Foto: Ajis


Amal, sang Ketua, sedang melakukan pemanasan sebelum latihan, Foto: Ajis
 

BANTEN CORNER Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger Templates