Minggu, 11 Desember 2011

Tarian Rampak Bedug Banten

,

Rampak Bedug adalah seni tari tradisional asli Banten
Rampak Bedug berasal dari kata Rampak atau kompak yang berarti sama, gerakannya sama, pukulannya sama. Asal muasal rampak bedug ini yaitu pada jaman dahulu ketika masyarakat kampung akan menunaikan ibadah sholat, sebelum adzan salah seorang dari mereka memukul-mukulkan media yang bunyinya nyaring dan keras misalnya kentongan sebagai tanda waktu sholat tiba. Namun ternyata bunyi kentongan ini sering disalah tafsirkan oleh masyarakat setempat, karena bunyi kentongan ini bisa juga diartikan adanya maling yang masuk ke kampung. Nah, supaya bisa membedakannya maka diciptakanlah bunyi yang suaranya tidak menyerupai kentongan namun masih nyaring dan keras yaitu bedug. Lambat laun, ternyata masyarakat kampung sangat gemar sekali dengan suara dan pukulan bedug ini, mereka silih berganti menabuh bedug ketika waktu sholat tiba. Melihat hal tersebut akhirnya mereka mencetuskan suatu ide seni menabuh bedug dengan banyak orang yaitu rampak bedug, yang kala itu bernama bedug panjang, bedug yang disusun memanjang yang jumlahnya bisa 20 buah bedug. Dipukul secara bersama-sama dengan irama gerakan tertentu. Sampai sekarang rampak bedug ini masih eksis dan terus dikembangkan.

Busana yang dipakai oleh pemain rampak bedug adalah pakaian Muslim dan Muslimah yang disesuaikan dengan perkembangan zaman dan unsur kedaerahan. Pemain laki-laki misalnya mengenakan pakaian model pesilat lengkap dengan sorban khas Banten, tapi warna-warninya menggambarkan kemoderenan: hijau, ungu, merah, dan lain-lain (bukan hitam atau putih saja). Adapun pemain perempuan mengenakan pakaian khas tari-tari tradisional, tapi bercorak kemoderenan dan relatif religius. Misalnya menggunakan rok panjang bawah lutut dari bahan batik dengan warna dasar kuning dan di dalamnya mengenakan celana panjang warna merah jenis celana panjang pesilat. 
 
Di luarnya mengenakan kain merah tanpa dijahit yang bisa dililitkan dan digunakakan untuk semacam tarian selendang. Bajunya tangan panjang yang dikeluarkan dan diikat dengan memakai ikat pinggang besar. Adapun rambutnya mengenakan sejenis sanggul bungan yang terbuat dari rajutan benang semacam penutup kepala bagian belakang. (Moch Faizal Hadi Sanjaya)

Anyer Icon Wisata Banten

,

Pantai Pasir Putih Anyer, Foto: Ajis
Bantencorner.blogspot.com — Pantai Anyer konon disebut-sebut sebagai Icon wisata nya provinsi Banten. Pantai ini ternyata terdiri dari berbagai pantai yang berbeda-beda nama tetapi masih dalam satu garis pantai yang sama. Salah satunya adalah Pantai Pasir Putih. Di akhir pekan, pantai ini ramai oleh pengunjung, mulai dari anak-anak sampai orang tua.
Banyak sekali wisatawan lokal maupun dari luar Banten asyik berenang menggunakan ban renang. Seperti pantai di Tanjung Benoa, Bali, di kawasan Pantai Anyer pun penuh dengan aneka permainan air (watersports), seperti banana boat dan jet sky. Harganya tentu jauh lebih murah dibanding di Bali. Di Pantai Pasir Putih pun Anda bisa mencoba permainan air.
Selain di Pantai Pasir Putih, pantai di dekat Hotel Marbella pun menyediakan fasilitas watersports. Favoritnya tentu saja banana boat. Banana boat ditumpangi sekitar empat orang lalu ditarik speedboat berkeliling laut. Kemudian di satu titik, banana boat diempaskan ke laut. Serunya sudah pasti.
Pantai Karang Bolong Anyer, Foto: Ajis
Beberapa biro perjalana wisata dan operator watersports di kawasan Anyer juga biasa menawarkan snorkeling dan diving. Bahkan, ada pula yang menawarkan paket tur ke Krakatau. Pantai lain yang perlu dikunjungi adalah Pantai Cikoneng. Di sini terdapat mercusuar yang menjadi ikon di kawasan Anyer. Ada pula Pantai Batu Saung, Pantai Sambolo, Pantai Karang Kitri, dan Pantai Karang Bolong.
Nah, Pantai Karang Bolong memang salah satu yang pantai yang tenar juga. Keunikannya adalah karang besar menjulang tetapi di tengahnya berlubang. Pengunjung bisa naik ke atas karang besar tersebut melalui tangga setapak. Pantai-pantai tersebut memberlakukan tiket masuk. (rizkiaziz)

Pantai Carita Anyer Ramai Pengunjung, Foto: Ajis

Pantai Carita Anyer Ramai Pengunjung, Foto: Ajis

 

BANTEN CORNER Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger Templates